https://purbalingga.times.co.id/
Berita

Rektor Universitas Ibrahimy Sukorejo: Memori Historis, Situbondo Layak Gelar Muktamar NU

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:35
Rektor Universitas Ibrahimy Sukorejo: Memori Historis, Situbondo Layak Gelar Muktamar NU Rektor Universitas Ibrahimy Sukorejo, Dr. Khoirul Anwar, M.HI. (FOTO : Istimewa)

TIMES PURBALINGGA, SITUBONDO – Rektor Universitas Ibrahimy Sukorejo, Dr. Khoirul Anwar, M.HI, menilai Kabupaten Situbondo layak menjadi lokasi Muktamar NU (Nahdlatul Ulama) ke-35. Penilaian tersebut tak lepas dari momentum dan rekam jejak panjang perjalan NU di Kota Santri itu.

Menanggapi rencana pengusulan Situbondo menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35, Khoirul Anwar mengingatkan bahwa daerah berjuluk Bumi Sholawat Nariyah itu, memiliki sejarah penting dalam perjalanan NU. 

Menurutnya, melalui Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo pernah menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-27 pada 1984 yang melahirkan keputusan monumental penerimaan Pancasila sebagai asas tunggal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kalau saat ini Situbondo kembali diusulkan sebagai tempat muktamar, kami kira momentumnya sangat tepat,” ujar Khoirul saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026).

Menurut Khoirul, Muktamar NU ke-35 berada dalam posisi strategis karena akan menjadi ruang pengukuhan peran dan fungsi organisasi di tengah dinamika sosial kebangsaan. Ia menilai, dalam berbagai momentum strategis, Situbondo selalu ikut berperan dalam perjalanan NU.

Khoirul menambahkan, secara teknis dan pengalaman, Ponpes Sukorejo dinilai siap jika ditunjuk kembali. Selain pernah menjadi tuan rumah muktamar, kawasan tersebut juga kerap menggelar berbagai agenda berskala nasional hingga internasional.

“Terakhir ada temu inklusi nasional dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari diskusi tematik hingga pameran, dan semuanya terselenggara dengan baik dan sukses,” katanya.

Khoirul menilai, jika muktamar kembali digelar di Situbondo, dampaknya tidak hanya dirasakan secara organisatoris, tetapi juga memperkuat ukhuwah di kalangan warga NU serta memberi efek ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Secara jam’iyah dan ukhuwah, masyarakat santri akan menyatu membantu, baik secara lahir maupun batin, dan tentu ada implikasi ekonomi,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo telah mengusulkan Kabupaten Situbondo sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35. Usulan tersebut disampaikan dalam berbagai kesempatan, baik secara formal maupun informal.

Menurut Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu, Situbondo memiliki legitimasi historis dan kesiapan sosial yang kuat untuk kembali menjadi tempat penyelenggaraan muktamar NU.

“Situbondo punya sejarah penting bagi NU, terutama Muktamar ke-27 di Sukorejo yang melahirkan keputusan besar tentang Pancasila. Spirit itu masih hidup dan dirawat hingga hari ini,” ujar Mas Rio, Minggu (11/1/2026).

Mas Rio menegaskan, pemerintah daerah siap mendukung penuh apabila Situbondo dipercaya menjadi tuan rumah. Dukungan tersebut mencakup kesiapan infrastruktur, koordinasi lintas sektor, hingga pelibatan masyarakat pesantren dan warga NU. 

“Muktamar bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum kebangsaan dan keumatan. Pemerintah daerah tentu berkewajiban hadir dan memastikan semuanya berjalan dengan baik,” tuturnya.

Mas Rio juga menilai penyelenggaraan Muktamar NU ke-35 di Situbondo akan membawa dampak positif bagi penguatan nilai-nilai kebangsaan, persatuan, serta perekonomian masyarakat lokal.

“Yang terpenting, muktamar ini menjadi ruang memperkuat ukhuwah dan peran NU dalam menjawab tantangan zaman,” jelasnya. (*)

Pewarta : Anggara Cahya
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Purbalingga just now

Welcome to TIMES Purbalingga

TIMES Purbalingga is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.